Mengapa Harga Daging Sapi Tembus Rp 100 Ribu

11 Jul

LIMA PENYEBAB HARGA DAGING SAPI TEMBUS RP 100.000./KG

1. Pasokan daging sapi mengalami sedikit kenaikan, namun permintaan melebihi dari pasokan. Selama  ini hanya mengandalkan pasokan lokal, sedang daging sapi impor belum masuk ke pasar tradisional.

2. Walaupun pemerintah sudah menambah kuota impor daging sapi, namun jaringan distribusi dari importir ke distributor dan distributor ke agen-agen belum terbentuk. Sebab pasar tradisional selama ini dikuasai oleh pemasok daging lokal yang berasal dari Rumah Pemotongan Hewan.

sapi limosin saat dikuliti

3. Fitlot menjual sapi ke Rumah Pemotongan Hewan harganya sudah tinggi, berkisar Rp 38.000./kg timbangan hidup. Karena harga bakalan sapi yang selama ini dipasok dari lokal sudah mahal.

4. Sebagian petani/peternak didaerah sentra sapi ada yang masih menahan stok sapi dan berencana menjualnya saat menjelang lebaran, bahkan ditahan sampai Idhul Qurban untuk  dijadikan sapiqurban  karena berharap mendapat keuntungan yang  lebih.

5. Bagi pemasok sapi dari daerah, Saat sekarang adalah waktu yang tepat untuk menaikkan harga karena pengaruh kenaikan BBM.

Berdasarkan pengalaman beberapa tahun terahir, harga daging sapi saat “munggahan” akan menjadi standar untuk menetapkan harga saat lebaran nanti alias siap-siap harga daging sapi akan naik minimal 10% atau minimal menjadi Rp 110 rb/kg. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: