Harga Daging Sapi Tinggi Siapa yang Diuntungkan

31 Jul

Harga daging sapi di jabodetabek sudah mulai turun sekitar Rp 10 ribu jika dibandingkan awal bulan puasa dan sekarang harga berkisar Rp 90 ribu an.  Penurunan ini tak lepas dari impor daging dan sapi siap potong dari Australia dan Selandia Baru. Dalam kondisi harga daging sapi yang tinggi siapa saja yang di untungkan yaitu antara lain:

1. Peternak/Petani yang memelihara indukan menghasilkan bibit (anakan) sapi. karena permintaan bibit sapi tinggi jadi mereka manjual dengan harga yang tinggi.

2. Pedagang sapi (blantik) karena sifatnya perantara, jadi blantik ini membeli bibit sapi dari petani penghasil bibit dengan harga tinggi dan mereka menjual ke petani pengemukan dan fitloter juga dengan harga yang tinggi juga alias mendapat keuntungan dari selisih harga.

Penjual Daging Sapi di Pasar Cisalak Depok

Penjual Daging Sapi di Pasar Cisalak Depok

Adapun yang dirugikan anatra lain:

1. Pedagang Sapi antar kota, Mereka membeli sapi dari pedagang daerah dengan sistim Jogrok (taksiran) dan kemudian menjual ke pemotong (jagal) dengan sistim harga timbangan karkas (tulang dan daging). Mereka memiliki potensi kerugian.

2. Pedagang Daging di pasar tradisional. Karena harga beli daging dari jagal sudah tinggi, maka mereka menjual di pasar juga tinggi, sehingga pembeli berkurang, keuntunganpun berkurang.  

3. Pedagang Bakso, Sebagian besar konsumsi daging sapi diserap oleh pedagang bakso. akibat tingginya harga daging sapi,keuntungan tukang baksopun  terpangksa.

Edy Wijayanto-praktisi sapi potong – Tapos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: