Kendala Menstabilkan Harga Daging Sapi

2 Agu

Pemerintah sudah berusaha keras untuk menurunkan harga daging sapi di pasar tradisional dengan jalan mengimpor daging sapi beku dan sapi siap potong dari Australia dan Selandia baru, namun target penurunan belum berhasil mendekati Rp 75.000. Justru 5 hari menjelang lebaran harga mulai menggeliat lagi dan diperkirakan puncaknya 2 hari sebelum lebaran akan kembali menembus ke level Rp 100.000. Lalu sebenarnya Apa saja yang menjadi kendalanya, yaitu antara lain:

1. Masyarakat yang berbelanja di pasar  tradisionil belum terbiasa konsumsi daging impor beku, karena selama ini daging impor beku hanya diperdagangkan di kalangan hotel, restoran dan supermarket .

2. Di pasar tradisional para pedagang daging hanya sebagian yang memiliki fasilitas pendingin (frizer). sehingga bila box kemasan daging impor sudah dibuka, maka kualitas daging akan menurun, sehingga berpotensi merugikan bagi pedagang daging.  

Pedagang Daging di Pasar Cibinong Bogor

Pedagang Daging di Pasar Cibinong Bogor

3. Adanya beberapa issue bahwa daging impor tidak memiliki sertifikasi halal dan memiliki kandungan hormon yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

4. Masyarakat beranggapan bahwa kwalitas daging sapi lokal lebih baik jika dibandingkan daging sapi impor, daging sapi lokal dianggap fresh karena sapi lokal setelah dipotong di RPH dagingnya langsung didistribusikan di pasar tradisional, tanpa pendingin lebih dulu.

Dengan membanjirnya daging beku dan sapi impor siap potong, lambat laun kendala tersebut diatas akan bisa diatasi dan harga akan mendekati yang ditargetkan pemerintah yaitu waktunya sekitar dua minggu setelah lebaran nanti. 

Edy Wijayanto – Praktisi Sapipotong – Tapos

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: