Mengapa Saat Lebaran Harga Daging Sapi Tinggi

7 Agu

Lebaran tinggal satu hari lagi, harga daging sapi di jabodetabek mencapi puncaknya di level Rp 130.000/kg, padahal pemerintah sudah berusaha keras untuk menstabilkannya. Mengapa kenaikan harga ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan hari hari biasa, penyebabnya anatara lain:

1. Pada sisi pedagang daging sapi menetapkan harga lebih tinggi dari hari biasa karena, saat lebaran permintaan jenis daging untuk rendang dan semur tinggi, sedang isi perutan/jeroan sapi (babat, usus, jantung paru, dll) kurang laku, sehingga keurugian dijeroan ini dikompensasikan kedalam kenaikan harga jenis daging rendang.

Aktifitas Pemotongan sapi di Rumah Pemotongan Hewan Tapos Depok

Aktifitas Pemotongan sapi di Rumah Pemotongan Hewan Tapos Depok

2. Pada sisi konsumen, terjadi kenaikan permintaan rata-rata 4 kali lipat dari hari-hari biasa. Terutama lonjakan harga saat H-4 sampai H-1. secara phikologis konsumen bergegas untuk membeli daging sapi karena kawatir harga semakin naik atau akan kehabisan stok, sebab daging sapi adalah menu wajib saat lebaran.    

3. Pada sisi Pemerintah, walaupun lonjakan harga daging sapi ini terjadi sudah berulang bertahun-tahun, namun tahun ini Pemerintah terlambat menambah pasokan stock daging untuk lebaran,sehingga lebaran tahun ini harga daging sapi tertinggi dalam sejarah perdagingan sapi di jabodetabek.

Edy Wijayanto-praktisi sapipotong tapos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: